Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Tolerate

Pada suatu hari ketika hujan lebat, di tengah riuh ricuh ruang belajar kampus, temanku yang pandai tiba-tiba berkata, "Kamu kepikiran nggak sih, kalau kita tuh bisa berjodoh sama siapa aja?"

Seketika aku yang tadinya serius memperhatikan berita di LINE Today, menatap temanku itu sambil mengernyitkan dahi dan merespon, "Hah?"

Bukan, aku bukannya tidak setuju dengan ucapannya. Tapi sesungguhnya aku tidak paham mengapa tiba-tiba dia mengangkat topik soal jodoh. Namun sepertinya temanku itu salah mengartikan 'hah'-ku sebagai sebuah tuntutan penjelasan.

"Iya, kan?" lanjutnya bersemangat. "Semua orang itu bisa berjodoh. Misalnya, aku sama...." Lantas temanku itu memperhatikan sekitar, kemudian menunjuk adik tingkat kami yang barusan lewat dengan gerakan tak kentara.

"Dia," lanjut temanku itu, sementara aku mengangguk khidmat menunjukkan bahwa aku masih mendengarkannya. "Asal aku bisa menerima kondisinya dan dia juga bisa menerima ko…

Whatever Happens

Kepadaku, dan kepada semua orang yang memerlukan.

Myself, please do not hate.

Mungkin ada beberapa orang yang tidak menyukaimu. Mungkin ada beberapa yang menganggap buruk apa yang kamu lakukan. Mungkin ada beberapa yang membenci perbuatan baikmu.

Just let them be.

Jangan dibawa hati. Sebab bila sudah masuk ke hatimu, dia akan meracuni seluruh tubuh dan jiwamu. Kamu akan marah, kesal, kecewa, untuk apa? Tidak ada gunanya bagimu, sungguh.

Alih-alih demikian, duduklah sebentar dan berpikir, betapa lebih banyak orang yang sayang padamu. Betapa banyak orang baik yang ingin kamu peluk satu-satu.

I know it's hard. Aku mengerti bahwa kata-kata mereka, bagaimanapun juga, telah menyakiti perasaanmu. Tapi ingat selalu, tidak ada seorangpun yang perjalanannya sama denganmu. Mereka punya keluarga yang berbeda denganmu. Mereka punya lingkungan yang berbeda denganmu. Mereka punya cerita hidup yang berbeda pula.

Sifat, sikap, dan perasaan mereka berbeda denganmu. Kesabaran dan toleransi mereka pun begit…

Skin Care

Setelah berapa dekade vakum nulis blog, begitu muncul judul post-nya langsung feminin gitu ya?

Sebenarnya, ada sejarahnya mengapa aku mendadak membuat post demikian ini. Kuy kita simak bersamaan. Siap-siap membaca cerita panjang ya.
Ya udah, nggak apa-apa sih kalau nggak mau baca juga. Wa juga ngga maksa.
Sebelumnya aku mau mengingatkan, wahai rekan-rekan sejawat, bahwa usia kita sudah 20++. Artinya apa? Artinya kita sebentar lagi disuruh nikah! YAY!
Ehm, maksud aku, ini memang sudah umur di mana wajar aja pakai segala make up dan merawat tubuh. Terutama wanita ya, bukannya aku jenis manusia yang melarang lelaki perawatan atau pakai make up. Sebahagia kalian saja lah. Daku mah apa.
Nah, di post sebelum ini juga aku sudah bilang bahwa lagi suka lihat-lihat tutorial make up. Awalnya penasaran, 'orang kalau pakai make up itu ngapain aja sih?'. Itu juga gara-gara teman-teman kuliahku sudah pada mulai rajin beli gincu dan ngomongin berbagai merk make up. Dan ternyata, I kinda like it. P…